Review Radio Online di JogjaHost Referensi


hosting

Radio merupakan sarana komunikasi yang paling berjasa ketika bangsa Indonesia berjuang melawan penjajah Belanda. Lambat laun alat komunikasi ini semakin pudar seiring dengan masuknya televisi di tanah air. Namun seiring berkembang pesatnya teknologi internet akhir-akhir ini radio mulai bangkit kembali menunjukkan eksistensinya. Melalui radio online, radio mencoba kembali menyapa penggemarnya di dunia maya.

Hadirnya radio online ternyata disambut gembira oleh para penggemarnya. Dengan teknologi radio online memungkinkan orang mendengarkan siaran radio kesayangannya dimana saja walaupun mereka sedang keluar kota ataupun keluar negeri sekalipun. Banyak orang menilai positif hadirnya radio online ini. Tak heran jika penggemar radio online tersebar di seluruh nusantara bahkan ada yang sampai keluar negeri.

Melihat kondisi di atas menunjukkan bahwa bisnis radio online cukuplah menjanjikan. Bayangkan saja jika iklan yang ditayangkan cakupannya bukan lagi lokal melainkan nasional bahkan internasional, tentunya akan banyak pengiklan yang berminat mengiklankan produknya. Selain itu Anda juga bebas mendirikan radio online tanpa direpotkan masalah perijinan. Namun masalahnya adakah penyedia web hosting yang spesialis memberikan paket radio online pada menu web hostingnya?

Salah satu penyedia web hosting yang memberikan paket khusus radio online yaitu JogjaHost. Sebagai penyedia web hosting terbaik di Indonesia, JogjaHost memberikan layanan radio online dengan kualitas suara yang jernih setara dengan radio konvensional pada umumnya. Untuk lebih jelasnya, berikut ini review radio online di JogjaHost referensi.

Di JogjaHost, ada dua paket layanan radio online yang dapat Anda pilih. Paket pertama paket radio online 120. Sesuai namanya paket ini diperuntukkan untuk 120 listener/pendengar secara bersamaan. Paket ini memiliki kapasitas (space) sebesar 200 MB dan bandwidth unlimited. Adapun kecepatan streaming yang ditawarkan sebesar 64 Kbps. Soal harga, paket hosting radio online ini ditawarkan dengan harga 1,3 jutaan. Paket ini cocok digunakan untuk radio online yang baru berdiri ataupun radio online khusus untuk komunitas tertentu yang jumlah pendengarnya masih sedikit.

Sedangkan paket yang kedua yaitu paket radio online 220. Dengan paket ini, sebuah radio online dapat menerima 220 listener/pendengar sekaligus. Sama dengan paket sebelumnya, paket 220 memiliki space sebesar 200 MB dan bandwidth unlimited. Namun yang membedakan yaitu kecepatan streaming-nya yang lebih besar dua kali lipat dari paket sebelumnya yaitu 128 Kbps. Harga paket hosting radio online ini ditawarkan dengan harga 2,3 jutaan. Paket ini cocok untuk radio-radio dengan jumlah pendengar yang cukup banyak seperti radio Elshinta, Trijaya, Prambors, RRI, Pop FM, Kiss FM dan lain sebagainya.

Saat dicoba dengan menggunakan komputer dengan koneksi internet modem CDMA dengan kecepatan 115 Kbps, kedua paket hosting radio online ini dapat berjalan lancar, tanpa terdengar putus-putus. Kualitas suaranya pun cukup baik seperti suara pada radio konvensional pada umumnya. Kondisi yang sama juga diperoleh ketika dilakukan uji coba dengan menggunakan iPhone 3G, siaran radio yang terdengar cukup jernih seperti radio konvensional pada umumnya. Namun kualitas suara paket 220 lebih jernih daripada paket 120. Hal ini wajar mengingat kecepatan streaming paket 220 lebih besar daripada paket 120. Secara keseluruhan kedua paket hosting radio online ini cukup memuaskan.

Demikian sekilas mengenai review radio online di JogjaHost referensi. Semoga informasi mengenai review radio online di JogjaHost referensi ini dapat membuka wawasan kita mengenai perkembangan teknologi informasi. Bagi Anda yang berencana membuat radio online, hosting radio online di JogjaHost layak menjadi pilihan. Selain memiliki kualitas suara streaming yang bagus, layanan customer servicenya ramah dan cepat dalam menanggapi keluhan pelanggannya. Jika Anda menemui kesulitan dalam membangun radio online, tim ahli JogjaHost akan memandu Anda sampai bisa.

Incoming search terms for the article:

Leave a Reply