Panduan Restore Database menggunakan phpMyAdmin


hosting

Jika anda pernah mengelola sebuah situs web pasti akan mengalami masalah database. Oleh karena itu administrator situs pasti rajin dalam mem-backup situsnya termasuk databasenya. Hal itu untuk meminimalisir resiko kehilangan data ketika sistem database sedang bermasalah. Salah satu jalan tercepat yaitu dengan melakukan restore database. Restore Database merupakan kegiatan mengembalikan database pada kondisi semula ketika database di-backup terakhir kali. Sedangkan backup database sendiri merupakan kegiatan membuat salinan database. Dalam database MySQl restore database disebut sebagai Import, sedang backup database disebut Eksport. Kegiatan backup dan restore mutlak diperlukan manakala sistem database anda bermasalah sehingga database anda dapat dikembalikan seperti semula.

Pada dasarnya untuk mengelola database seperti backup dan restore dengan MySQl harus dilakukan dengan mengetikkan baris-baris perintah. Namun hal tersebut menyulitkan jika anda harus menghafal baris-baris perintahnya. Saat ini banyak sekali software yang dirancang khusus untuk mengelola database MySQl salah satunya yaitu phpMyAdmin. phpMyAdmin merupakan software untuk mengelola database yang dibangun dengan bahasa pemrograman php. Dengan menggunakan phpMyAdmin anda dapat membuat database, membuat tabel, mengisi data, backup dan restore database dengan mudah, tanpa harus menghafal baris perintahnya.

Sebelum anda mer-estore database, anda tentunya harus mempunyai file backup databasenya terlebih dahulu. Adapun langkah-langkah dalam backup dan restore database MySql adalah sebagai berikut.

Langkah pertama, buka cPanel hosting anda dengan cara mengetikkan alamat http://www.nama-situs-anda.com/cpanel pada browser anda. Kemudian anda login dengan memasukkan username dan password hosting anda.

Langkah selanjutnya setelah anda login, anda akan berada di menu cPanel. Perhatikan sub menu Database pada cPanel tersebut (lihat gambar 1) berikut:

Gambar 1

Pilihlah phpMyAdmin untuk melakukan backup/restore database anda. Akan muncul tampilan seperti ditunjukkan pada gambar 2 di bawah ini:

Gambar 2

Untuk melakukan backup database berikut ini langkah-langkahnya :

1. Klik database yang akan anda backup. Misal pada gambar 2 yaitu database microbas_wp.

2. Anda klik Export untuk mem-backup database (lihat gambar 3) di bawah ini:

Gambar 3

Setelah itu muncul tampilan seperti ditunjukkan pada gambar 4 sebagai berikut:

Gambar 4

Pilih opsi yang anda perlukan, kalau anda tidak mengerti, biarkan apa adanya. Pastikan pada kotak ekspor, anda pilih .sql. File .sql merupakan format standar database yang dapat dibaca oleh semua aplikasi database. Kemudian pada kotak Kirimkan ke anda klik Go untuk mendownload file backup database.

3. Akan muncul tampilan konfirmasi file download seperti ditunjukkan pada gambar 5 berikut:

Gambar 5

Anda klik OK.

4. Kemudian pilih direktori dan folder yang anda inginkan untuk menyimpan file backup database tersebut (lihat gambar 6) berikut:

Gambar 6

Anda klik save untuk memulai download. Tunggulah beberapa saat sampai file database tersebut selesai ter-download. Sampai disini anda telah berhasil mem-backup database. Mudah bukan?

Sedangkan untuk melakukan backup database berikut ini langkah-langkahnya :

1. Klik database yang akan anda restore. Misal pada gambar 2 yaitu database microbas_wp.

2. Anda klik Import untuk me-restore database (lihat gambar 7) di bawah ini:

Gambar 7

3. Setelah itu akan muncul tampilan restore database seperti ditunjukkan pada gambar 8 sebagai berikut:

Gambar 8

Pada kotak File to Import, anda klik Browse dan cari file backup database anda. Adapun ukuran maksimal database tersebut tidak boleh melebihi 50 MB. Klik OK jika anda sudah ketemu file backup databasenya.

4. Langkah terakhir anda klik GO untuk memulai proses restore.

5. Tunggulah beberapa saat sampai muncul konfirmasi proses restore database anda berhasil.

Jika situs web anda merupakan situs informasi yang memiliki database yang cukup besar dan selalu up-to-date, maka sering-seringlah anda mem-backupnya minimal satu kali sehari untuk menghindari hilangnya data ketika sistem database anda bermasalah. Jika anda sudah mahir, Anda dapat membuat jadwal backup database secara otomatis menggunakan aplikasi corn pada cPanel.

Incoming search terms for the article:

Tags: , , , , , , , , , ,

Leave a Reply