Cara Membuat Database


hosting

Database merupakan sebuah kumpulan data-data yang disusun sedemikian rupa sehingga membentuk informasi yang bermanfaat. Database terbentuk dari sekumpulan data-data yang memiliki jenis/sifat sama. Misalnya data karyawan, data gaji, data absensi dan lain-lain.

Dalam pembuatan sistem informasi berbasis web kita memerlukan sebuah database. Bahkan situs berbasiskan blog pun membutuhkan sebuah database. Mengingat pentingnya peranan database tersebut, anda dapat membuatnya sendiri pada menu Database di cPanel hosting anda. Caranya yaitu sebagai berikut.

Langkah pertama, buka cPanel anda (http://www.nama-situs-anda.com/cpanel). Kemudian anda login dengan memasukkan username dan password hosting anda.

Langkah selanjutnya setelah anda login, anda akan berada di cPanel. Perhatikan menu Database pada cPanel tersebut (lihat gambar 1).berikut:

Gambar 1

Untuk membuat sebuah database, ada 2 cara yang dapat anda dipakai yaitu dengan menggunakan MySQl Database dan MySQl Database Wizard. Keduanya sama-sama mudah dalam penggunaannya.

1. MySQl Database Wizard

Bagi anda yang masih pemula dalam pemrograman database, MySQl Database Wizard dapat menjadi pilihan. Anda akan dipandu selangkah demi selangkah cara membuat database. Berikut cara membuat databasenya.

a. Pertama, anda buka MySQl Database Wizard pada menu Database cPanel hosting anda.

b. Akan muncul jendela Wizard seperti ditunjukkan pada gambar 2 di bawah ini:

Gambar 2

Pada step 1: Create a Database,. Misal nama databasenya dbcontoh. Klik Next Step untuk melanjutkan.

c. Kemudian akan muncul jendela Step 2: Create database user, seperti ditunjukkan pada gambar 3 di bawah ini

Gambar 3

Masukkan username, Password, dan Password (again) database anda. Jika sudah selesai, klik Create User.

d. Berikutnya akan muncul jendela Step 3: Add user to the database seperti ditunjukkan pada gambar 4 berikut:

Gambar 4

Pada langkah ini anda dapat mengatur hak akses tiap-tiap user. Berikut ini keterangan dari masing-masing hak akses :

SELECT – Hak akses user untuk memilih data dari tabel dalam database.

INSERT – Hak akses user untuk memasukkan data ke tabel pada database.

UPDATE – Hak akses user untuk mengubah data pada database.

DELETE – Hak akses user untuk menghapus data pada database.

INDEX – Hak akses user untuk mengindeks data pada database. Dengan adanya index, performa akses database akan semakin cepat.

CREATE TEMPORARY TABLES – Hak akses user untuk membuat tabel sementara pada database.

CREATE – Hak akses user untuk membuat tabel dalam database.

ALTER – Hak akses user untuk mengubah tabel dalam database.

DROP – Hak akses user untuk menghapus tabel dalam database.

LOCK TABLES – Hak akses user untuk mengunci tabel dalam database.

REFERENCES – Hak akses user untuk membuat referensi pada tabel dalam database.

Pilihlah hak akses yang akan anda terapkan pada user tersebut. Jika anda sendiri administratornya, maka berilah tanda centang pada kotak All Privileges seperti pada gambar 4. Klik Next Step untuk melanjutkan.

e. Akan muncul tampilan jendela Step 4: Complete the task seperti ditunjukkan pada gambar 5 di bawah ini:

Gambar 5

Sampai disini anda telah berhasil membuat sebuah database dengan nama microbasz_dbcontoh dan microbasz_namamu sebagai usernya. Klik Return to home untuk kembali ke menu cPanel.

2. MySQl Database

Bagi anda yang sudah familiar dengan program database, anda dapat menggunakan MySQl Database. Proses pembuatannya pun relatif lebih cepat daripada MySQl Database Wizard karena hanya ditampilkan dalam satu halaman. Berikut ini langkah-langkahnya.

  1. Pertama anda buka MySQl Database pada menu Database cPanel hosting anda. Akan muncul tampilan jendela MySQl Databases seperti ditunjukkan pada gambar 6 berikut ini:

Gambar 6

b. Untuk membuat database baru, pada kotak Create New Database anda masukkan nama database yang akan anda buat. Misal nama databasenya dataku (lihat gambar 7) di bawah ini:

Gambar 7

Kemudian anda klik Create Database.

c. Akan muncul tampilan konfirmasi bahwa database microbasz_dataku telah berhasil dibuat seperti ditunjukkan pada gambar 8 seperti di bawah ini:

Gambar 8

d. Sama seperti MySQl Database Wizard, langkah berikutnya yaitu membuat user database. Pada MySQl Add New User anda masukkan username, password, password (again) database anda (lihat gambar 9 berikut).

Gambar 9

Misal nama user databasenya admin. Kemudian anda klik Create user untuk membuat user baru.

e. Akan muncul konfirmasi bahwa nama user admin telah berhasil anda buat seperti ditunjukkan pada gambar 10 di bawah ini:

Gambar 10

Klik Go Back untuk kembali. Dengan langkah yang sama anda dapat membuat user database sesuai dengan kebutuhan.

f. Setelah user database berhasil dibuat, langkah berikutnya anda daftarkan user tersebut pada database anda. Dalam hal ini user admin akan didaftarkan ke database microbasz_dbcontoh (lihat gambar 11) berikut ini:

Gambar 11

Klik Add untuk menambahkan user ke database.

g. Akan muncul tampilan pengaturan hak akses user seperti ditunjukkan pada gambar 12 di bawah ini:

Gambar 12

Berilah tanda centang hak akses yang anda inginkan. Jika anda administratornya sendiri maka akan beri tanda centang pada All Privilege. Klik Make Change untuk melakukan perubahan hak akses.

h. Terakhir, akan muncul tampilan konfirmasi bahwa username microbasz_admin telah berhasil ditambahkan pada microbasz_dbcontoh (lihat gambar 13) berikut:

Gambar 13

Sampai disini anda telah mampu membuat database dengan MySQl Database.

Incoming search terms for the article:

Tags: , , , , , , , , , , , , , ,

Leave a Reply